Nama : Fauzar Nim
: 2017 5303
MATA KULIAH : MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN
ISLAM
PRODI : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Unit : 1
JAWABLAH SOAL-SOAL DIBAWAH INI DENGAN BENAR DAN TELITI...!
1 Jelaskan istilah berikut ini menurut pengetahuan
saudara:
a Manajemen g teori belajar
b kurikulum h peserta didik
c pendidikan islam i metode
d ilmu naqliyah j psikomotorik
e ilmu aqliyah k afektif
f ilmu liguistik l koognitif
JAWAB
a. Manajemen
adalah suatu ilmu seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan
pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. Bisa juga
diartikan bahwa manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar
dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat
menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu
dan masyarakat luas.
b. Kurikulum
adalah segala jenis perangkat yang membantu tercapainya tujuan pendidikan baik
perangkat mata pelajaran atau program pendidikan yang diberikan oleh suatu
lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan
diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan
c. Pendidikan
Islam adalah usaha yang ditujukan untuk mencapai keseimbangan pertumbuhan
personalitas manusia secara menyeluruh, dengan cara melatih jiwa, akal,
perasaan, dan fisik manusia, untuk mengembangkan manusia pada seluruh aspeknya;
spiritual, intelektual, daya imajinasi, fisik, keilmuan dan bahasa, baik secara
individual maupun kelompok serta dorongan seluruh aspek tersebut untuk mencapai
kebaikan dan kesempurnaan. tujuan akhir pendidikan diarahkan pada upaya
merealisasikan pengabdian manusia kepada Allah ta’ala, baik pada tingkat
individual, maupun masyarakat dan kemanusiaan secara luas.
d. Ilmu
naqliyah adalah: ilmu yang berasal dari dalil naqli aitu al-Qur’an dan
as-Sunnah.
e. Ilmu
Aqliyah : adalah ilmu yang berdasarkan akal atau dalil rasional seperti ilmu
filsafat, matematik, fisikal, dan lain-lain.
f. Ilmu
Linguistik : adalah ilmu tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa
sebagai objek kajiannya.
g. Teori
Belajar adalah : suatu teori yang di dalamnya terdapat tata cara pengaplikasian
kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa, perancangan metode
pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas.
h. Peserta
didik adalah : orang-orang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui
proses pembelajaran pada jalur pendidikan baik pendidikan informal, pendidikan
formal maupun pendidikan nonformal, pada jenjang pendidikan dan jenis
pendidikan tertentu.
i.
Metode adalah : jalan, prosedur atau cara yang
ditempuh dengan terencana, sistematis dan teruji untuk mencapai tujuan
tertentu.
j.
Psikomotorik adalah :
kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan (skill) tau kemampuan
bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu.
k. Afektif
adalah : segala hal yang berkaitan dengan sikap dan nilai. afektif mencakup watak perilaku seperti
perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai
l.
Kognitif adalah :
yang mencakup kegiatan mental (otak). Segala upaya yang menyangkut
aktivitas otak yang berorientasi pada kemampuan berfikir yang mencakup
kemampuan intelektual yang lebih sederhana, yaitu mengingat, sampai pada kemampuan
memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungakan dan menggabungkan
beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan
masalah tersebut.
2 Jelaskan pengertian manajemen kurikulum
pendidikan islam baik secara
bahasa maupun secara istilah..!
Jawab :
Secara bahasa : kurikulum pendidikan Islam adalah Rancangan
pelajaran yang memuat guru, siswa, sekolah dan keterlibatan stacholder
tertentu secara sistematis dalam penyusuanannya dan aplikatif dalam
penggunaannya.
Secara
Istilah : rancangan pengajaran yang isinya sejumlah mata pelajaran yang di
susun secara sistematis, sebagai syarat untuk menyelesaikn suatu program
tertentu.
3 Jelaskan perbedaan antara manajemen kurikulum
pendidikan islam dengan manajemen kurikulum pendidikan selainnya
dan sebutkan karakteristik manajemen kurikulum pendidikan islam...!
Jawab :
Manajemen
kurikulum pendidikan islam dibangun atas
dasar pemikiran islami, bertolak dari pandangan hidup dan pandangan tentang
manusia, serta diarahkan kepada tujuan pendidikan yang dilandasi kaidah-kaidah
islam serta jika dibandingkan dengan kurikulum pendidikan selainnya tentu saja
kurikulum Lainnya tidak berorientasi pada penguatan nilai aqidah yang islami,
adapun karakteristik manajemen kurikulum pendidkan islam yaitu
1.
Menonjolkan
tujuan agama yaitu akidah dan akhlak pada berbagai tujuan, kandungan, metode,
alat, dan tekniknya.
2.
Memiliki
keseimbangan antara kandungan kurikulum dari segi ilmu dan seni, kemestian,
pengalaman, dan kegiatan pengajaran yang beragam.
3.
Memiliki perhatian
yang luas dan kandungan yang menyeluruh. Maksudnya ialah aspek pribadi siswa
tepat pada sasaran terutama aspek pribadi siswa yaitu jasmani, akal, dan
rohani.
4.
Berkecenderungan
pada seni halus, aktivitas pendidikan jasmani, latihan militer, pengetahuan
teknik, latihan kejuruan, dan bahasa asing untuk perorangan maupun bagi mereka
yang memiliki kesediaan, bakat, dan keinginan.
5.
Keterkaitan
kurikulum dengan kesediaan, minat, kemampuan, kebutuhan, dan perbedaan
perorangan di antara mereka
4 Jelaskan tentang azas historis, azas
social, azas ekonomi, azas politik, azas psikologi dan azas fhilosofi dalam
pendidikan islam..?
Jawab :
1. Asas
Sejarah ( Historis )
Faktor sejarah dianggap sebagai salah satu faktor
budaya yang paling penting yang mempengaruhi filsafat pendidikan, misalnya
kepribadian nasional yang menjadi dasar filsafat pendidikan diberbagai
masyarakat yang menjadi dasar filsafat pendidikan. Karena dengan mengetahui
sejarah maka kita dapat belajar lebih banyak bagaimana kita harus bersikap
sehingga kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan kesalahan yang
pernah di lakukan oleh nenek moyang terdahulu sehingga menjadikan seseorang itu
lebih baik.
Sejarah juga bisa membuat seseorang menghargai orang
lain. Misalnya saat seorang pelajar Indonesia mempelajari sejarah kemerdekaan
Indonesia, maka akan menjadikan pelajar itu lebih menghargai para pahlawan
karena jerih payahnya memperjuangkan kemerdekaan.
2. Asas
Sosial
Pendidikan merupakan salah satu bentuk interaksi antar
manusia. Aspek-aspek sosial pendidikan dapat digambarkan sengan memandang
ketergantungan antara individu yang satu dengan yang lainnya.
Asas yang memerhatikan penciptaan suasana sosial yang
dapat membaangkitkan semangat kerja sama antara peserta didik dengan pendidik
dan masyarakat sekitarnya dalam menerima pelajaran agar lebih berdaya guna dan
berhasil guna. Pendidik dapat memfungsikan sumber-sumber fasilitas dari
masyarakat untuk kepentingan pelajarannya dengan membawa peserta didik untuk
karyawisata, survei, pengabdian masyarakat (service projct), dan perkemahan
(school camping). Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik manusia
adalah mereka yang paling banyak manfaatnya terhadap manusia lain.”
(al-Hadits).
3. Asas
Ekonomi
Dalam bidang ekonomi, yang sangat relevan dengan
pendidikan biasanya adalah hal-hal yang berkaitan dengan investmen dan
hasilnya. Artinya, kalau modal yang ditanam sekian maka akan mengharapkan
keuntungan dari hal itu. Negara – negara industri memerlukan waktu lebih banyak
untuk belajar, ini artinya lebih banyak
investasi dalam pendidikan.
Sedangkan dinegara tertentu waktu belajar lebih sedikit dan tentunya
budgetnya juga lebih sedikit. Hasil dari pendidikan tidak harus selalu bersifat
uang, tetapi hal-hal yang tidak bersifat benda. Misalnya status, kesempatan,
maupun penghargaan.
4. Asas
politik
Salah satu aspek politik yaitu ideologi. Ideologi
inilah yang ingin diterapkan disuatu negara melalui pendidikan, tetapi
pelaksanaanya harus mempertimbangkan aspek-aspek administratif supaya bisa
berkembang dengan baik. Sebenarnya asas ini sangat berkaitan dengan sistem
pendidikan. Karena jika sistem pendidikan berubah, maka administrasinya pun
ikut berubah.
5. Asas
Psikologi
Hubungan psikologi dengan pendidikan yaitu bagaimana
budaya, keterampilan, dan nilai-nilai
masyarakat dipelajari, dari generasi tua hingga generasi muda agara identitas
masyarakat terpelihara. Dengan adanya psikologi maka pendidik akan tahu
bagaimana sifat-sifat dan perilaku peserta didik sehingga mampu menyampaikan
materi dengan baik dan disesuaikan dengan perkembangan peserta didik sehingga
tujuan pendidikan akan tercapai.
6. Asas Filosofis
Peran asas
filosofis yakni menjadi titik tentu pendidikan Islam, sehingga susunan
kurikulum itu didalamnya mengandung kebenaran, dan yang terpenting ialah dalam
bidang nilai-nilai yang menjadi pandangan hidup dimana telah diyakini dari
kebenaran.
Dalam filsafat
itu terdiri dari cabang-cabang besar yang terdiri dari 3 (tiga) cabang, dari
cabang sebenarnya merupakan satu kesatuan yang kokoh dan saling berkaitan
antara satu dengan yang lainnya. Asas filosofis membawa rumusan kurikulum
pendidikan Islam pada 3 (tiga) dimensi, yaitu,. Dimensi Ontologi, Aksiologi dan
epistimologi.
5 . Jelaskan orientasi dari
manajemen kurikulum pendidikan islam dan jelaskan pula problema yang terjadi dalam
penetapan orientasi tersebut…!
Jawab :
Pada dasarnya, orientasi kurikulum
pendidikan pada umumnya dapat dirangkum menjadi lima, yaitu orientasi pada
pelestarian nilai-nilai, orientasi pada kebutuhan sosial, orientasi pada tenaga
kerja, orientasi pada peserta didik, dan orientasi pada masa depan dan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Adapun
problema yang terjadi dalam penetapan
orientasi kurikulum pendidikan islam yaitu seiring dengan tumbuhnya berbagai
macam kebutuhan kehidupan, beban sekolah semakin berat dan kompleks. Sekolah
tidak saja dituntut untuk dapat membekali berbagai macam ilmu pengetahuan yang
sangat cepat berkembang, akan tetapi juga dituntut untuk dapat mengembangkan
minat dan bakat, membentuk moral dan kepribadian, bahkan dituntut agar anak
didik dapat menguasai berbagai macam ketrampilan yang dibutuhkan untuk memenuhi
dunia pekerjaan. Perubahan cepat ini
memberikan beban kepada Salah satu prinsip kurikulum adalah relevansi, yang
dimaknai dengan kerelevansian (kesesuaian) kurikulum dengan perkembangan zaman.
Kurikulum pendidikan Islam juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi, yang secara langsung akan mengubah sistem dan
pandangan hidup manusia, baik yang berkaitan dengan masalah duniawi dan masalah
ukhrawi. Dengan demikian pendidikan Islam harus lebih membumi, disesuaikan
dengan perkembangandan tuntutan masyarakat akan perlunya agama, tanpa harus
mengubah ajaran yang bersifat esensial dalam Islam. Fenomena merosotnya moral
anak bangsa Indonesia sekarang dan krisis multidimensi yang sedang dihadapi,
dari hasil kajian berbagai disiplin dan pendekatan, tampaknya ada kesamaan
pandangan bahwa segala macam krisis berpangkal dari krisis akhlak atau moral.
Krisis ini oleh sementara pihak di karenakan kegagalan dalam memenage kurikulum
di lembaga pendidikan agama (Islam)
6 Jelaskan tentang dasar-dasar dan tujuan pendidikan dalam
islam…!
Jawab :
Dasar-dasar pendidikan Islam
adalah Alqur’an dan Sunnah, dan tujuan
pendidikan Islam dapat dilihat dari
berbagai segi. Dilihat dari segi gradisnya, ada tujuan akhir dan tujuan
sementara. Dilihat dari sifatnya ada tujuan umum dan khusus, dilihat dari segi
penyelenggaraannya terbagi atas formal dan non formal, ada tujuan nasional dan
institusional. Menurut D. Marimba mengemukakan bahwa tujuan akhir pendidikan
Islam adalah terbentuknya kepribadian muslim (Marimba, 1989:46). Muhammad
athiyah al-barbasy berpendapat bahwa tujuan akhir pendidikan Islam adalah
terciptanya akhlak yang sempurna dan keutamaan. Menurut Omar Muhammad al-Taumy
al-Syaibani, tujuan pendidikan Islam ada pada tiga bidang asasi yaitu:
1. Tujuan-tujuan
individual yang berkaitan dengan individu-individu pelajaran (learning), dan
dengan pribadi pribadi mereka, dan apa-apa yang berkaitan dengan
individu-individu tersebut pada perubahan yang diinginkan pada tingkah laku,
aktivitas, dan pencapaiannya, dan pada pertumbuhan yang diingini pada pribadi
mereka, dan pada persiapan yang dimestikan kepada mereka, pada kehidupan dunia
dan akhirat.
2. Tujuan-tujuan
sosial yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat secara keseluruhan dengan
tingkah laku masyarakat umumnya, dengan apa yang berkaitan dengan kehidupan,
memperkaya pengalaman dan kemajuan yang diingini.
3. Tujuan
profesional yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu,
sebagai seni, sebagai profesi dan sebagai suatu aktivitas diantara
aktivitas-aktivitas masyarakat.
7 Jelaskan tentang kurikulum pendidikan islam menurut
al-ghazali…!
Imam Ghazali pernah
berkomentar tentang konsep kurikulum pendidikan, bahwa mata pelajaran yang
harus di sampaikan kepada anak didik didasarkan kepada dua pendekatan, antara
lain:
1) Pendekatan Agama
Menurut
Imam Ghazali bahwa mata pelajaran yang utama dan harus terdapat dalam kurikulum
pendidikan adalah ilmu Agama. Seperti al-Qur’an dan al-Hadits, ilmu fiqh, ilmu
tafsir dan lain sebagainya.
2) Pendekatan Pragmatis
Maksud
dari pendekatan di sini adalah bahwa setiap ilmu yang memiliki dampak positif,
baik kepada peserta didik maupun kepada masyarakat, maka pelajaran tersebut
harus ada dalam kurikulum pendidikan, seperti ilmu kedoteran, ilmu matematika
dal lain sebagainya
8 jelaskan tentang perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari: ...!!!
ü
Prinsip perencanaan
ü
Fungsi perencanaan
ü
Model perencanaan
JAWAB.
1. Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Prinsip
perencanaan yaitu:
Menurut Abudin Nata dalam manajmen
pendidikan mengemukakan prinsip berasal dari kata principle yang berarti asas,
dasar dan prinsip. Dalam kamus umum bahasa Indonesia diartikan dasar, alas.
Fundamen atau sesuatu kebenaran yang menjadi pokok dasar atau tumpuan berfikir.
Dalam ilmu Pendidikan Islam, prinsip diartikan asas kebenaran yang menjadi
pokok dasar berfikir, bertindak, dan sebagainya. Dari berbagai definisi diatas,
prinsip perencanaan manajemen pendidikan Islam adalah dasar pertimbangan dalam
penyusunan perencanaan pendidikan Islam. Secara garis besar, prinsip perencanaan
manajemen pendidikan Islam dapat dibagi menjadi prinsip umum dan prinsip teknis.
2. Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Fungsi perencanaan
yaitu:
Fungsi perencanaan adalah sebagai
pedoman pelaksanaan dan pengendalian, sebagai alat bagi pengembangan quality
assurance, menghindari pemborosan sumber daya, menghindari pemborosan sumber
daya, dan sebagai upaya untuk memenuhi accountability kelembagaan. Jadi yang
terpenting di dalam menyusun suatu rencana, adalah berhubungan dengan masa
depan, seperangkat kegiatan, proses yang sistematis, dan hasil serta tujuan
tertentu
3. Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Model perencanaan
yaitu:
Ada beberapa model perencanaan
pendidikan islam, yaitu: Pertama,
model komprehensif. Model ini digunakan untuk menganalisis perubahan-perubahan
dalam layanan pendidikan secara menyeluruh. Disamping itu, model ini berfungsi
juga sebagai pedoman dalam menguraikan beragam rencana yang lebih khusus ke
arah tujuan pendidikan yang lebih luas.
Kedua,
model pembiayaan dan keefektifan biaya. Model ini digunakan untuk menganalisis
proyek dengan kriteria efisiensi dan efektivitas pembiayan layanan pendidikan.
Dengan model ini dapat diketahui proyek layanan pendidikan yang mana yang
paling layak atau terbaik untuk didanai dan dikembangkan dibandingkan dengan
proyek-proyek lainnya. Model ini hampir sama dengan pendekatan untung rugi.
Ketiga, model Planning, Programming, Budgeting System
(PPBS), yaitu model sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran layanan
pendidikan. Model ini banyak dipergunakan pada perencanaan pendidikan perguruan
Tinggi Negeri. PPBS meruapakan suatu pendekatan sistematis dan komprehensif
yang berusaha menentukan tujuan, mengembangkan program-program untuk dicapai
dengan menggunakan anggaran seefisien dan seefektif mungkin, dan mampu
menggambarkan kegiatan program pendidikan jangka panjang.
Keempat,
model target setting. Model ini
dipergunakan untuk memperkirakan atau memproyeksi tingkat perkembangan dalam
kurun waktu tertentu. Dalam persiapannya diperlukan model untuk analisis
demografis dan proyeksi penduduk, model untuk memproyeksikan jumlah peserta
didik di sekolah, dan model untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja.
Persoalan yang muncul adalah, model yang manakah yang paling baik diterapkan
dalam penyusunan perencanaan pendidikan?, Menurut para ahli sebaiknya model
perencanaan pendidikan yang dipakai dalam proses layanan pendidikan di setiap
satuan pendidikan adalah mengintegrasikan beberapa model tersebut di atas,
dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi yang dihadapi oleh masing-masing
lembaga pendidikan
9 Jelaskan tentang lembaga pendidikan formal, Non formal
dan informal yang hubungannya dengan perencanaan dan pengorganisasian isi kurikulum yang diterapkan dan
sebutkan juga perbedaan antara lembaga pendidikan tersebut…!!!
Jawab.
Perhatikan
tabel berikut untuk memahami tentang lembaga pendidikan formal, Non formal dan
informal dan perbedaan antara lembaga pendidikan tersebut:
10 Buatlah resume dari makalah yang telah saudara
presentasikan dengan ringkas dan jelas..!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar