Senin, 02 Juli 2018

Soal Midtem Mata Kuliah. MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM





Nama                           : Fauzar                                                                     Nim : 2017 5303
MATA KULIAH                        :  MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM
PRODI                                      : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM                                                    Unit : 1

JAWABLAH SOAL-SOAL DIBAWAH INI DENGAN BENAR DAN TELITI...!                                                                                                                                                    
1              Jelaskan istilah berikut ini menurut pengetahuan saudara:                                                        
                                                                               
                a              Manajemen                                       g              teori belajar      
                b             kurikulum                                           h             peserta didik    
                c              pendidikan islam                             i               metode               
                d             ilmu naqliyah                                    j               psikomotorik    
                e             ilmu aqliyah                                       k              afektif 
                f              ilmu liguistik                                     l               koognitif            

JAWAB

a.       Manajemen adalah suatu ilmu seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. Bisa juga diartikan bahwa manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu dan masyarakat luas.

b.      Kurikulum adalah segala jenis perangkat yang membantu tercapainya tujuan pendidikan baik perangkat mata pelajaran atau program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan

c.       Pendidikan Islam adalah usaha yang ditujukan untuk mencapai keseimbangan pertumbuhan personalitas manusia secara menyeluruh, dengan cara melatih jiwa, akal, perasaan, dan fisik manusia, untuk mengembangkan manusia pada seluruh aspeknya; spiritual, intelektual, daya imajinasi, fisik, keilmuan dan bahasa, baik secara individual maupun kelompok serta dorongan seluruh aspek tersebut untuk mencapai kebaikan dan kesempurnaan. tujuan akhir pendidikan diarahkan pada upaya merealisasikan pengabdian manusia kepada Allah ta’ala, baik pada tingkat individual, maupun masyarakat dan kemanusiaan secara luas.

d.      Ilmu naqliyah adalah: ilmu yang berasal dari dalil naqli aitu al-Qur’an dan as-Sunnah.

e.       Ilmu Aqliyah : adalah ilmu yang berdasarkan akal atau dalil rasional seperti ilmu filsafat, matematik, fisikal, dan lain-lain.

f.       Ilmu Linguistik : adalah ilmu tentang bahasa atau ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya.

g.       Teori Belajar adalah : suatu teori yang di dalamnya terdapat tata cara pengaplikasian kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa, perancangan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas.

h.      Peserta didik adalah : orang-orang yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur pendidikan baik pendidikan informal, pendidikan formal maupun pendidikan nonformal, pada jenjang pendidikan dan jenis pendidikan tertentu.

i.        Metode adalah : jalan, prosedur atau cara yang ditempuh dengan terencana, sistematis dan teruji untuk mencapai tujuan tertentu.

j.        Psikomotorik adalah :  kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan (skill) tau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu.

k.      Afektif adalah : segala hal yang berkaitan dengan sikap dan nilai.  afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai

l.        Kognitif adalah :  yang mencakup kegiatan mental (otak). Segala upaya yang menyangkut aktivitas otak yang berorientasi pada kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual yang lebih sederhana, yaitu mengingat, sampai pada kemampuan memecahkan masalah yang menuntut siswa untuk menghubungakan dan menggabungkan beberapa ide, gagasan, metode atau prosedur yang dipelajari untuk memecahkan masalah tersebut.


2             Jelaskan pengertian manajemen kurikulum pendidikan islam baik  secara bahasa maupun secara istilah..!                                        
Jawab :
                Secara bahasa : kurikulum pendidikan Islam adalah Rancangan pelajaran yang memuat guru, siswa, sekolah dan keterlibatan stacholder tertentu secara sistematis dalam penyusuanannya dan aplikatif dalam penggunaannya.
            Secara Istilah : rancangan pengajaran yang isinya sejumlah mata pelajaran yang di susun secara sistematis, sebagai syarat untuk menyelesaikn suatu program tertentu.
                                                                               
3             Jelaskan perbedaan antara manajemen kurikulum pendidikan islam dengan manajemen kurikulum pendidikan selainnya dan sebutkan karakteristik manajemen kurikulum pendidikan islam...!
Jawab :
 Manajemen kurikulum pendidikan islam  dibangun atas dasar pemikiran islami, bertolak dari pandangan hidup dan pandangan tentang manusia, serta diarahkan kepada tujuan pendidikan yang dilandasi kaidah-kaidah islam serta jika dibandingkan dengan kurikulum pendidikan selainnya tentu saja kurikulum Lainnya tidak berorientasi pada penguatan nilai aqidah yang islami, adapun karakteristik manajemen kurikulum pendidkan islam yaitu
1.      Menonjolkan tujuan agama yaitu akidah dan akhlak pada berbagai tujuan, kandungan, metode, alat, dan tekniknya.
2.      Memiliki keseimbangan antara kandungan kurikulum dari segi ilmu dan seni, kemestian, pengalaman, dan kegiatan pengajaran yang beragam.
3.      Memiliki perhatian yang luas dan kandungan yang menyeluruh. Maksudnya ialah aspek pribadi siswa tepat pada sasaran terutama aspek pribadi siswa yaitu jasmani, akal, dan rohani.
4.      Berkecenderungan pada seni halus, aktivitas pendidikan jasmani, latihan militer, pengetahuan teknik, latihan kejuruan, dan bahasa asing untuk perorangan maupun bagi mereka yang memiliki kesediaan, bakat, dan keinginan.
5.      Keterkaitan kurikulum dengan kesediaan, minat, kemampuan, kebutuhan, dan perbedaan perorangan di antara mereka
                                               
                                                                               
4             Jelaskan tentang azas historis, azas social, azas ekonomi, azas politik, azas psikologi dan azas fhilosofi dalam pendidikan islam..?       
Jawab :
1.    Asas Sejarah ( Historis )
Faktor sejarah dianggap sebagai salah satu faktor budaya yang paling penting yang mempengaruhi filsafat pendidikan, misalnya kepribadian nasional yang menjadi dasar filsafat pendidikan diberbagai masyarakat yang menjadi dasar filsafat pendidikan. Karena dengan mengetahui sejarah maka kita dapat belajar lebih banyak bagaimana kita harus bersikap sehingga kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan kesalahan yang pernah di lakukan oleh nenek moyang terdahulu sehingga menjadikan seseorang itu lebih baik.
Sejarah juga bisa membuat seseorang menghargai orang lain. Misalnya saat seorang pelajar Indonesia mempelajari sejarah kemerdekaan Indonesia, maka akan menjadikan pelajar itu lebih menghargai para pahlawan karena jerih payahnya memperjuangkan kemerdekaan.

2.    Asas Sosial
Pendidikan merupakan salah satu bentuk interaksi antar manusia. Aspek-aspek sosial pendidikan dapat digambarkan sengan memandang ketergantungan antara individu yang satu dengan yang lainnya.
Asas yang memerhatikan penciptaan suasana sosial yang dapat membaangkitkan semangat kerja sama antara peserta didik dengan pendidik dan masyarakat sekitarnya dalam menerima pelajaran agar lebih berdaya guna dan berhasil guna. Pendidik dapat memfungsikan sumber-sumber fasilitas dari masyarakat untuk kepentingan pelajarannya dengan membawa peserta didik untuk karyawisata, survei, pengabdian masyarakat (service projct), dan perkemahan (school camping). Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak manfaatnya terhadap manusia lain.” (al-Hadits).

3.    Asas Ekonomi
Dalam bidang ekonomi, yang sangat relevan dengan pendidikan biasanya adalah hal-hal yang berkaitan dengan investmen dan hasilnya. Artinya, kalau modal yang ditanam sekian maka akan mengharapkan keuntungan dari hal itu. Negara – negara industri memerlukan waktu lebih banyak untuk belajar, ini artinya lebih banyak  investasi dalam pendidikan.  Sedangkan dinegara tertentu waktu belajar lebih sedikit dan tentunya budgetnya juga lebih sedikit. Hasil dari pendidikan tidak harus selalu bersifat uang, tetapi hal-hal yang tidak bersifat benda. Misalnya status, kesempatan, maupun penghargaan.

4.    Asas politik
Salah satu aspek politik yaitu ideologi. Ideologi inilah yang ingin diterapkan disuatu negara melalui pendidikan, tetapi pelaksanaanya harus mempertimbangkan aspek-aspek administratif supaya bisa berkembang dengan baik. Sebenarnya asas ini sangat berkaitan dengan sistem pendidikan. Karena jika sistem pendidikan berubah, maka administrasinya pun ikut berubah.

5.    Asas Psikologi
Hubungan psikologi dengan pendidikan yaitu bagaimana budaya, keterampilan, dan  nilai-nilai masyarakat dipelajari, dari generasi tua hingga generasi muda agara identitas masyarakat terpelihara. Dengan adanya psikologi maka pendidik akan tahu bagaimana sifat-sifat dan perilaku peserta didik sehingga mampu menyampaikan materi dengan baik dan disesuaikan dengan perkembangan peserta didik sehingga tujuan pendidikan akan tercapai.

6. Asas Filosofis
Peran asas filosofis yakni menjadi titik tentu pendidikan Islam, sehingga susunan kurikulum itu didalamnya mengandung kebenaran, dan yang terpenting ialah dalam bidang nilai-nilai yang menjadi pandangan hidup dimana telah diyakini dari kebenaran.
Dalam filsafat itu terdiri dari cabang-cabang besar yang terdiri dari 3 (tiga) cabang, dari cabang sebenarnya merupakan satu kesatuan yang kokoh dan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Asas filosofis membawa rumusan kurikulum pendidikan Islam pada 3 (tiga) dimensi, yaitu,. Dimensi Ontologi, Aksiologi dan epistimologi.

                                               
5 .   Jelaskan orientasi dari manajemen kurikulum pendidikan islam dan jelaskan pula problema yang terjadi dalam penetapan orientasi tersebut…!
Jawab :
Pada dasarnya, orientasi kurikulum pendidikan pada umumnya dapat dirangkum menjadi lima, yaitu orientasi pada pelestarian nilai-nilai, orientasi pada kebutuhan sosial, orientasi pada tenaga kerja, orientasi pada peserta didik, dan orientasi pada masa depan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Adapun problema yang terjadi dalam penetapan orientasi kurikulum pendidikan islam yaitu seiring dengan tumbuhnya berbagai macam kebutuhan kehidupan, beban sekolah semakin berat dan kompleks. Sekolah tidak saja dituntut untuk dapat membekali berbagai macam ilmu pengetahuan yang sangat cepat berkembang, akan tetapi juga dituntut untuk dapat mengembangkan minat dan bakat, membentuk moral dan kepribadian, bahkan dituntut agar anak didik dapat menguasai berbagai macam ketrampilan yang dibutuhkan untuk memenuhi dunia pekerjaan.  Perubahan cepat ini memberikan beban kepada Salah satu prinsip kurikulum adalah relevansi, yang dimaknai dengan kerelevansian (kesesuaian) kurikulum dengan perkembangan zaman. Kurikulum pendidikan Islam juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang secara langsung akan mengubah sistem dan pandangan hidup manusia, baik yang berkaitan dengan masalah duniawi dan masalah ukhrawi. Dengan demikian pendidikan Islam harus lebih membumi, disesuaikan dengan perkembangandan tuntutan masyarakat akan perlunya agama, tanpa harus mengubah ajaran yang bersifat esensial dalam Islam. Fenomena merosotnya moral anak bangsa Indonesia sekarang dan krisis multidimensi yang sedang dihadapi, dari hasil kajian berbagai disiplin dan pendekatan, tampaknya ada kesamaan pandangan bahwa segala macam krisis berpangkal dari krisis akhlak atau moral. Krisis ini oleh sementara pihak di karenakan kegagalan dalam memenage kurikulum di lembaga pendidikan agama (Islam)
                                                                               
6             Jelaskan tentang dasar-dasar dan tujuan pendidikan dalam islam…!      
Jawab :
                Dasar-dasar pendidikan Islam adalah Alqur’an dan Sunnah,  dan tujuan pendidikan Islam  dapat dilihat dari berbagai segi. Dilihat dari segi gradisnya, ada tujuan akhir dan tujuan sementara. Dilihat dari sifatnya ada tujuan umum dan khusus, dilihat dari segi penyelenggaraannya terbagi atas formal dan non formal, ada tujuan nasional dan institusional. Menurut D. Marimba mengemukakan bahwa tujuan akhir pendidikan Islam adalah terbentuknya kepribadian muslim (Marimba, 1989:46). Muhammad athiyah al-barbasy berpendapat bahwa tujuan akhir pendidikan Islam adalah terciptanya akhlak yang sempurna dan keutamaan. Menurut Omar Muhammad al-Taumy al-Syaibani, tujuan pendidikan Islam ada pada tiga bidang asasi yaitu:
1.       Tujuan-tujuan individual yang berkaitan dengan individu-individu pelajaran (learning), dan dengan pribadi pribadi mereka, dan apa-apa yang berkaitan dengan individu-individu tersebut pada perubahan yang diinginkan pada tingkah laku, aktivitas, dan pencapaiannya, dan pada pertumbuhan yang diingini pada pribadi mereka, dan pada persiapan yang dimestikan kepada mereka, pada kehidupan dunia dan akhirat.
2.       Tujuan-tujuan sosial yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat secara keseluruhan dengan tingkah laku masyarakat umumnya, dengan apa yang berkaitan dengan kehidupan, memperkaya pengalaman dan kemajuan yang diingini.
3.       Tujuan profesional yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu, sebagai seni, sebagai profesi dan sebagai suatu aktivitas diantara aktivitas-aktivitas masyarakat.                                                           
7             Jelaskan tentang kurikulum pendidikan islam menurut al-ghazali…!      
                Imam Ghazali pernah berkomentar tentang konsep kurikulum pendidikan, bahwa mata pelajaran yang harus di sampaikan kepada anak didik didasarkan kepada dua pendekatan, antara lain:
1)     Pendekatan Agama
Menurut Imam Ghazali bahwa mata pelajaran yang utama dan harus terdapat dalam kurikulum pendidikan adalah ilmu Agama. Seperti al-Qur’an dan al-Hadits, ilmu fiqh, ilmu tafsir dan lain sebagainya.
2)     Pendekatan Pragmatis
Maksud dari pendekatan di sini adalah bahwa setiap ilmu yang memiliki dampak positif, baik kepada peserta didik maupun kepada masyarakat, maka pelajaran tersebut harus ada dalam kurikulum pendidikan, seperti ilmu kedoteran, ilmu matematika dal lain sebagainya                                                                                                                               
8             jelaskan tentang perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari: ...!!!
ü  Prinsip perencanaan
ü  Fungsi perencanaan
ü  Model perencanaan
JAWAB.
1.       Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Prinsip perencanaan yaitu:
Menurut Abudin Nata dalam manajmen pendidikan mengemukakan prinsip berasal dari kata principle yang berarti asas, dasar dan prinsip. Dalam kamus umum bahasa Indonesia diartikan dasar, alas. Fundamen atau sesuatu kebenaran yang menjadi pokok dasar atau tumpuan berfikir. Dalam ilmu Pendidikan Islam, prinsip diartikan asas kebenaran yang menjadi pokok dasar berfikir, bertindak, dan sebagainya. Dari berbagai definisi diatas, prinsip perencanaan manajemen pendidikan Islam adalah dasar pertimbangan dalam penyusunan perencanaan pendidikan Islam. Secara garis besar, prinsip perencanaan manajemen pendidikan Islam dapat dibagi menjadi prinsip umum dan prinsip teknis.
2.       Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Fungsi perencanaan yaitu:
Fungsi perencanaan adalah sebagai pedoman pelaksanaan dan pengendalian, sebagai alat bagi pengembangan quality assurance, menghindari pemborosan sumber daya, menghindari pemborosan sumber daya, dan sebagai upaya untuk memenuhi accountability kelembagaan. Jadi yang terpenting di dalam menyusun suatu rencana, adalah berhubungan dengan masa depan, seperangkat kegiatan, proses yang sistematis, dan hasil serta tujuan tertentu

3.       Perencanaan kurikulum pendidikan islam ditinjau dari Model perencanaan yaitu:
Ada beberapa model perencanaan pendidikan islam, yaitu: Pertama, model komprehensif. Model ini digunakan untuk menganalisis perubahan-perubahan dalam layanan pendidikan secara menyeluruh. Disamping itu, model ini berfungsi juga sebagai pedoman dalam menguraikan beragam rencana yang lebih khusus ke arah tujuan pendidikan yang lebih luas.

Kedua, model pembiayaan dan keefektifan biaya. Model ini digunakan untuk menganalisis proyek dengan kriteria efisiensi dan efektivitas pembiayan layanan pendidikan. Dengan model ini dapat diketahui proyek layanan pendidikan yang mana yang paling layak atau terbaik untuk didanai dan dikembangkan dibandingkan dengan proyek-proyek lainnya. Model ini hampir sama dengan pendekatan untung rugi.

Ketiga,  model Planning, Programming, Budgeting System (PPBS), yaitu model sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran layanan pendidikan. Model ini banyak dipergunakan pada perencanaan pendidikan perguruan Tinggi Negeri. PPBS meruapakan suatu pendekatan sistematis dan komprehensif yang berusaha menentukan tujuan, mengembangkan program-program untuk dicapai dengan menggunakan anggaran seefisien dan seefektif mungkin, dan mampu menggambarkan kegiatan program pendidikan jangka panjang.

Keempat, model target setting.   Model ini dipergunakan untuk memperkirakan atau memproyeksi tingkat perkembangan dalam kurun waktu tertentu. Dalam persiapannya diperlukan model untuk analisis demografis dan proyeksi penduduk, model untuk memproyeksikan jumlah peserta didik di sekolah, dan model untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja. Persoalan yang muncul adalah, model yang manakah yang paling baik diterapkan dalam penyusunan perencanaan pendidikan?, Menurut para ahli sebaiknya model perencanaan pendidikan yang dipakai dalam proses layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan adalah mengintegrasikan beberapa model tersebut di atas, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi yang dihadapi oleh masing-masing lembaga pendidikan
                                                                               
9             Jelaskan tentang lembaga pendidikan formal, Non formal dan informal yang hubungannya dengan perencanaan dan pengorganisasian isi kurikulum yang diterapkan dan sebutkan juga perbedaan antara lembaga pendidikan tersebut…!!!
Jawab.
                Perhatikan tabel berikut untuk memahami tentang lembaga pendidikan formal, Non formal dan informal dan perbedaan antara lembaga pendidikan tersebut:








10           Buatlah resume dari makalah yang telah saudara presentasikan dengan ringkas dan jelas..!!!                                                                                                   
                                               
                                                                               


Tidak ada komentar:

Posting Komentar